MARILAH KITA SENANTIASA BERKATA BAIK, BERBUAT YANG BAIK, BEKERJA DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN SALING MEMBANTU ANTAR WARGA

Sunday, 24 February 2013

Bupati Lombok Timur Hadiri Pemakaman Mantan Kadus Rensing Bat


H.Na’im bin Amak Meriah (alm) mantan Kepala Dusun Rensing Bat sejak masa orde baru itu hingga orde reformasi , meninggal dunia pada usia 81 tahun setelah mengalami struk kedua yang dialaminya selama empat hari terahir sebelum tutup usia, demikian menurut pernyataan keluarga pada Ahad, 24 Pebruari 2013. Ia menghembuskan nafas terahir sekitar pukul 24.10 wita dinihari di Klinik Namira Pancor.
Almarhum H. Naim dilahirkan di Rensing Bat pada tahun 1932 ini merupakan tokoh masyarakat yang telah banyak berkontribusi bagi kemajuan dusun Rensing Bat selama lebih dari 40 tahun menjabat sebagai keliang atau kepala dusun di dusun Rensing Bat, sebelumnya ia pernah menjabat sebagai pekasih, Juru Arah atau istilah sekarang ketua RT dan pengurus KUD Hidup Baru desa Rensing, beliau meninggalkan dua orang istri, puluhan anak dan menantu serta 34 orang cucu.
Jenazah almarhum dikebumikan pada hari Ahad sore 24 Pebruari 2013 di Pemakaman Umum Rensing Bat sebelumnya di sholatkan di Masjid Nurul Islam Rensing Bat kurang lebih 700 an orang dari keluarga, sahabat,masyarakat , para tuan guru, hingga  kalangan pejabat seperti anggota DPRD Lombok Timur yang merupakan teman sekantor anak almarhum H.Naim yakni Drs.Muh. Fadil Naim yang menjadi anggota DPRD periode 2009-2014 dan pejabat eksekutif diantaranya Bupati Lombok Timur Drs.H.M. Sukiman Azmy,MM,Camat Sakra Barat, Kepala kepala Desa  hadir pula Pimpinan Media Lombok Post H.Ismail Husni.

Ratusan Jamaah Melakukan Sholat Jenazah
Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy yang didaulat sebagai Pentakziah mengungkapkan bahwa ia turut berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum, iapun memberikan apresiasi atas peran dan jasa almarhum yang telah mengabdikan hidupnya untuk kemaslahatan orang banyak dengan mengabdi menjadi pekasih, juru arah dan kepala dusun lebih dari 40 tahun, dalam takziahnya Calon Bupati Lombok Timur untuk periode kedua 2013-2018 ini menjelaskan sebuah Sabda Nabi Muhammad SAW ketika ditanya oleh seorang sahabat di Masjid Nabawi Madinah  mengenai hal-hal yang perlu dilakukan terhadap orang yang sudah meninggal dunia, ada lima hal yang harus dilakukan oleh umat islam apabila ada keluarganya yang meninggal dunia yakni pertama melakukan perdu kipayah seperti memandikan, mengkafani, menyolatkan dan mengantarkan jenazah ketempat pemakamannya, kedua Penuhi kewajiban almarhum kepada Allah seperti menyelesaikan urusan zakat, sholat maupun puasanya mungkin ada yang ditinggalkan oleh almarhum, ketiga penuhi kewajiban sesama manusia hususnya mengenai hutang piutang , janji atau lainnya, keempat menyambung silaturrahmi dengan orang yang dicintai oleh almarhum dan terahir mendoakan almarhum setiap saat agar diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya.
Sementara itu H. Awaluddin,SE dalam sambutannya atas nama keluarga mengatakan bahwa almarhum Bapak H.Naim sebagai sosok yang peduli pendidikan terutama pendidikan keluarganya ia senentiasa semangat menyekolahkan anak-anaknya agar menjadi sukses dikemudian hari meski tak semua bisa menyelesaikan sekolahnya dengan baik. Mantan Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat yang merupakan anak saudara almarhum ini juga memintakan maaf untuk almarhum karena selama bermasyarakat terutama ketika menjadi pejabat pada masanya tentu telah melakukan kesalahan ataupun kekeliruan, ia pun berharap apabila ada urusan hutang piutang agar diselesaikan dengan keluarga yang masih hidup.(Nr-Dien)