MARILAH KITA SENANTIASA BERKATA BAIK, BERBUAT YANG BAIK, BEKERJA DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH DAN SALING MEMBANTU ANTAR WARGA
Showing posts with label Kesehatan Desa. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Desa. Show all posts

Friday, 1 February 2013

BUDAYAKAN POLA HIDUP BERSIH


Bangsa Indonesia tengah mengalami kemunduran budaya dan nilai yang amat serius. Salah satunya adalah prilaku menjaga kebersihan lingkungan. Misalnya membuang sampah pada tempatnya, membersihkan kamar mandi, WC maupun menghilangkan genangan air baik yang ada di bak, kaleng maupun lainnya yang menjadi sumber penyakit, hal tersebut harus lah menjadi keseriusan bagi bangsa untuk melakukan hal-hal kecil untuk menunjang kesehatan masyarakatnya.
Bukan menjadi rahasia umum lagi baik bangunan lama maupun yang baru bahwa bagian yang palin cepat jorok, kotor dan tak terurus pastilah WC dan kamar mandi. Contoh kecil di sekolah apabila ada tamu yang datang melakukan peninjauan maka yang pertama kali dicari tentu dimana kamar mandinya. Karena menurut mereka disitulah cermin kebersihan dari tempat itu secara keseluruhan. Kebersihan WC dan kamar mandi tidaklah banyak yang mau peduli, kita hanya mau pakai saja. Menurut sebuah penelitian kesehatan Internasional menyebutkan bahwa WC di Indonesia termasuk paling jorok di dunia.
Dalam hal membuang sampah prilaku masyarakat bangsa ini masih tergolong buruk, lihat saja anak-anak sekolah, mahasiswa, orang-orang terpelajar bahkan masyarakat biasa membuang sampah seenaknya tanpa pernah berpikir bahwa tempat itu akan menjadi kotor setelah ia membuang sampah. Kalau kita lihat di kota-kota banyak bak-bak sampah bahkan mobil pengangkut sampah tersedia setiap harinya guna membiasakan masyarakat membuang sampah pada tempatnya, tetapi tidak sedikit yang memilih enaknya yaitu membuang sampah ke got-got atau sungai didekat rumahnya yang kemudian berakibat saluran irigasi tersumbat dan pada akhirnya air naik ke atas jalan. Namun di masyarakat pedesaan tidak ada bak sampah maupun mobil pengangkut sampah tersedia jadi mayarakat sudah pasti membuang sampah di sungai, di pinggir-pinggir jalan yang agak lebar, ataupun ditempat-tempat yang tidak semestinya sampah dibuang.
Sampah berserakan dimana saja tidak mengenal tempat baik di lingkungan kampus, kantor pemerintah, sekolah maupun rumah penduduk. Plank-plank yang bertulisakan Jangan Buang samapah sembarangan sudah lazim kita temukan di tancap ditempat pembauangan sampah sebagai bentuk larangan tertulis namun apa yang terjadi planknya dicabut lalu sampahnya di buang di bawah plank tadi.
Bayangkan hanya untuk membersihkan sampah, WC dan kamar mandi mayarakat bangsa ini belum mampu melakukannya secara benar, padahal cara-cara membersihkannya tidak perlu di pelajari melalui kampus maupun arena seminar, ya karena itu tidak membutuhkan kecerdasan otak hanya kuncinya adalah tenaga dan kesadaran (self concisiusness).
Budaya hidup bersih bukanlah perkara remeh, ini berkaitan dengan budaya dan mentalitas sebuah bangsa. Ini hal yang amat mendasar dan perlu ada keseriusan oleh semua pihak terutama pemerintah. Pemerintah harus berupaya mendorong kesadaran masyarakatnya terhadap budaya hidup bersih.
Nabi SAW telah memberikan maklumat atau nasehat bagi umatnya tentang hidup bersih seperti dalam sabdanya : “ Kebersihan adalah sebagian dari pada iman”. (HR. Bukhari Muslim). Nabi Muhammad SAW diutus ke muka bumi ini sebagai rahmatan lil alamin dan melakukan revolusi akhlak ummatnya, dari hal-hal yang kita anggap sepele dan kecil beliau sangat amat memperhatikan factor kebersihan ini. Rasulullah Saw juga menerangkan bahwa “ Agama didirikan diatas kebersihan”
Kebersihan dan kesucian mencakup dua aspek yaitu lahir dan bathin. Kedua aspek ini penting karena bersih dan suci sebagai unsure penting yang tidak boleh diabaikan misal saja waktu menghapad atasan ataupun pejabat tentu kita harus menunjukkan lahiriyah kita bersih agar terkesan rapid an orang yang kita temui dapat nyaman dan merasa senang. Begitu juga ketika menghadap tuhan Allah SWT misalnya sholat maka seorang hamba harus mensucikan diri terlebih dahulu misalnya dengan berwudhu’ dan memakai pakaian yan suci. Nabi Saw bersabda “ Kunci (pembuka shalat) ialah dengan bersuci”
Rasulullah SAW banyak memberikan keutamaan-keutamaan bersuci dan bersih misal saja beliau menjelaskan keutamaan berwudhu’ dan pengaruhnya di alam akherat kelak. Konon nanti anggota badan kita bersinar penuh cahaya disebabkan oleh berwudhu’.
Rasulullah juga bersabda : Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan suka kepada keindahan.” (HR. Muslim)
Membiasakan hidup bersih bisa dimulai dari lingkungan terdekat baik itu rumah, kantor, sekolah atau lainnya.membuang sampah ditempatnya merupakan langkah pertama menuju hidup bersih. Mari budayakan hidup bersih agar hidup anda lebih nyaman. (nr_dien)

Wednesday, 30 January 2013

WARGA USIA LANJUT ANTUSIAS IKUTI POSYANDU


Pos pelayanan terpadu (Posyandu), selama ini lebih banyak dikenal untuk melayani kesehatan ibu dan anak. Padahal dalam pelayanan kesehatan  di puskesmas, ada juga jenis program posyandu lansia, yang dikhususkan untuk melayani para lanjut usia. Karena manula (manusia usia lanjut) juga memerlukan perhatian khusus, mengingat perkembangan fisik dan mentalnya yang rentan dengan bermacam masalah kesehatan

Posyandu adalah suatu wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat dari Keluarga Berencana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga. berencana yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini.
Kegiatan Posyandu merupakan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang didasari nilai-nilai gotong royong di dalam kehidupan masyarakat menuju kemandirian. Untuk meningkatkan kegiatan Posyandu perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah. Posyandu juga merupakan upaya pemenuhan kesehatan dasar dan peningkatan status gizi masyarakat, berperan sebagai wadah pelayanan kesehatan dasar berbasis masyarakat, menumbuhkan peran serta masyarakat, dilaksanakan merata diseluruh wilayah pedesaan. Oleh karena pentingnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka pemerintah Desa Rensing Bat Kec. Sakra Barat berupaya untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, bekerjasama dengan Puskesmas Rensing mulai bulan Januari 2013 ini dan akan dijadikan program rutin setiap bulan untuk Posyandu Lansia. Pada Hari Selasa, 29 Januari 2013 Posyandu Lansia dimulai bertempat di Masjid Nurul Islam rensing Bat yang diikuti oleh ratusan para orang tua atau yang biasa disebut manusia usia lanjut (Manula)  berasal dari tiga dusun yang ada yakni Dusun Rensing Bat Lepok dan Timuk Rurung, Kegiatan yang baru pertama kali digelar di Desa Rensing Bat ini mendapat antusias masyarakat mereka datang secara bergiliran dan dengan sabar mereka menunggu giliran, ada dua orang petugas kesehatan dari puskesmas rensing yang datang dengan sabar melayani ratusan manula untuk diperiksa dan diberikan obat.

Wednesday, 10 October 2012

Januari 2013 Posyandu Manula Rensing Bat akan dimulai

Kegiatan pos pelayanan terpadu (Posyandu), selama ini lebih banyak dikenal untuk melayani kesehatan ibu dan anak. Padahal dalam pelayanan kesehatan  di puskesmas, ada juga jenis program posyandu lansia, yang dikhususkan untuk melayani para lanjut usia. Karena manula (manusia usia lanjut) juga memerlukan perhatian khusus, mengingat perkembangan fisik dan mentalnya yang rentan dengan bermacam masalah kesehatan