| peresmian desa rensing bat (15 Ramadhan 1432 H) |
Bulan
Ramadhan
merupakan bulan yang istimewa dan penuh berkah untuk kaum muslimin. Banyak
peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadhan. Tidak hanya sejarah
menyangkut perjuangan islam namun juga sejarah perjuangan bangsa Indonesia
lebih khusus lagi bagi desa Rensing Bat Kec. Sakra Barat Kab. Lombok Timur yang
berdiri pada tanggal 15 Ramadhan 1432 H tepatnya 15 Agustus 2011 lalu.
Pada bulan
ramadhan umat islam menjalankan rukun islam yang ke empat yakni berpuasa selama
satu bulan agar menjadi manusia bertakwa. Didalamnya terdapat banyak sekali
kelebihan yang dijanjikan oleh allah SWT disamping itu pula berbagai peristiwa-peristiwa
penting terjadi misalnya Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan. Allah
SWT berfirman, “Bulan Ramadhan yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an, sebagai
petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu, serta pemisah antara
haq dan batil”. (QS. Al Baqarah [2]: 185). Ibnu Katsir mengatakan bahwa Allah
SWT menyanjung bulan Ramadhan atas bulan-bulan yang lain, yaitu dengan
memilihnya sebagai bulan dimana Al-Qur’an diturunkan di dalamnya. Begitu juga
dengan kitab-kitab suci lainnya juga diturunkan pada bulan Ramadhan. Rasulullah
SAW bersabda,”Shuhuf Ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadhan, dan
Taurat turun pada hari keenam bulan Ramadhan dan Injil pada hari ketiga belas
dari Ramadhan.” (HR. Ahmad)
Dalam sejarah
perjuangan islam di masa Nabi muhammad saw terjadi perang Badar. Perang ini
merupakan pertempuran pertama yang dilakukan kaum muslimin setelah mereka
berhijrah ke Madinah melawan kaum Quraisy dari Mekkah. Pertempuran berakhir
dengan kemenangan pihak muslimin yang berkekuatan 313 orang melawan sekitar
1000 orang dari Mekkah. Perang ini terjadi pada hari Jumat, 27 Ramadhan, tahun
kedua setelah hijrah. Allah SWT berfirman: “Dan benar-benar Allah telah menolong
kalian di Badar sedangkan kalian dalam keadaan terhina, maka takutlah kalian
kepada Allah, semoga kalian bersyukur”. (QS. Ali ’Imran [3]: 123). Ibnu Abbas
mengatakan bahwa saat itu hari Jumat, 27 Ramadhan, dan saat itu juga terbunuh
Fir’aun dan Abu Jahal yang merupakan musuh terbesar kaum muslimin.
Disamping itu
pula penaklukan kota mekkah oleh pasukan islam atau yang dikenal dengan Fathu
Makkah/ Mekah dikuasai pada bulan Ramadhan. Fathu Makkah merupakan peristiwa
besar. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu
kemenangan yang nyata”. (QS. Al Fath [48]: 1). Pada 21 Hijriyah Ramadhan tahun
kedelapan Hijriyah, kota suci Makkah ditaklukan. Pada mulanya Rasulullah
bersama-sama para sahabat meninggalkan Madinah menuju Makkah pada 10 Ramadhan
dalam keadaan berpuasa. Ketika sampai di al-Kadid, Rasullah berbuka
karena bermusafir, kemudian pada 21 Ramadhan barulah Rasulullah memasuki kota
Makkah.
Di Indonesia
sendiri peristiwa besar yang terjadi di bulan suci ramadhan adalah Proklamasi
kemardekaan Indonesia dikumandangkan tepatnya pada hari Jumat terahir bulan
Ramadhan. Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan
kemerdekaannya dari penjajahan yang telah mendera bangsa yang mayoritas muslim
ini..
Desa Rensing Bat berdiri pada bulan ramadhan.
Pemekaran
Wilayah Desa secara intensif hingga saat ini telah berkembang di Indonesia
secara meluas dimaksudkan sebagai salah satu jalan untuk pemerataan pembangunan
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti dalam bidang ekonomi,
keuangan, pelayanan publik dan aparatur pemerintah desa termasuk juga mencakup
aspek sosial politik, batas wilayah maupun keamanan
serta menjadi pilar utama pembangunan pada jangka panjang.
Ada suatu
pendapat yang mengatakan : “Pemerintah diadakan tidaklah untuk melayani dirinya
sendiri, akan tetapi untuk melayani masyarakat serta menciptakan suatu kondisi
yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kemampuan dan
kreativitasnya demi mencapai tujuan bersama”.
Oleh karena
itu, maka birokrasi publik berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan
layanan publik yang baik dan profesional. Pelayanan yang diberikan oleh
pemerintah pada masyarakatnya tentu harus memperhatikan dinamika perkembangan
masyarakat, terlebih di era globalisasi dimana informasi semakin mudah
diperoleh. Hal ini membuat masyarakat
semakin cerdas dan kritis terhadap segala perubahan yang terjadi.
Menanggapi hal
tersebut Pemerintah Kabupaten Lombok Timur masa kepemimpinan Bupati H. Sukiman
Azmy dan Wakilnya H. M. Samsul Lutfi telah melaksnakan program pemekaran
sejak tahun 2009 lalu dengan target 250 desa/kelurahan namun karena tingginya
antusiasme masyarakat untuk memekarkan wilayahnya maka sampai September 2012
jumlah desa/kelurahan di Kabupaten Lombok Timur sebanyak 254 Desa/kelurahan,
atau bertambah 135 desa dalam kurun waktu 4 tahun terahir dari jumlah semula
119 Desa/kelurahan.
Keinginan
masyarakat yang ada di dusun Rensing Bat untuk mendapatkan pelayanan dan
kesejahteraan yang lebih memadai maka pada tanggal 28 Nopember 2010,
seluruh mayarakat yang ada di dusun Rensing bat bermusyawarah untuk mencapai
mufakat untuk membentuk desa sendiri , maka setelah melalui usulan dan
perjuangan yang cukup panjang akhirnya pada hari Senin tanggal 15 Ramadhan 1432 H bertepatan dengan tanggal 15 Agustus 2011
Bupati Lombok Timur diwakili oleh asisten 1 bidang pemerintahan H.Lukmanul
Hakim,S.Sos meresmikan Desa Persiapan Rensing
Bat seperti tertuang dalam Peraturan Bupati No 34 Tahun 2011 tentang
Pembentukan Dua Desa persiapan di Lombok Timur yaitu Desa Persiapan Rensing Bat
dan Desa persiapan Kembang Are Sampai sekaligus melantik pejabat sementara
kepala desa, sekretaris desa dan tiga kepala urusan desa persiapan rensing bat.
Tidak lama setelah terbentuknya desa persiapan, pejabat sementara kepala Desa
membentuk lembaga-lemabag desa seperti BPD, LKMD, PKK dan Karang taruna.
Sekitar 3 bulan
setelah diresmikan menjadi desa persiapan maka pada hari jumat tanggal 25 Nopember 2011 DPRD Kabupaten Lombok Timur secara resmi mengesahkan Perda
Pembentukan 66 desa di kabupaten Lombok Timur menjadi Desa definitif di Kabupaten Lombok Timur dan Desa Rensing Bat masuk
menjadi salah satu desa yang didefinitifkan, sesuai yang tertuang dalam
Peraturan Daerah Nomer 7 Tahun 2011 bab II pasal 2 dan pasal 51
Desa Rensing
Bat merupakan salah satu desa dari 18 (delapan belas desa) Desa
yang ada di Kecamatan Sakra Barat, Desa Rensing Bat terdiri dari 3 (tiga) dusun
yaitu Dusun Rensing Bat, Dusun Lepok dan Dusun Timuk Rurung dengan luas
195 Ha. atau 195, KM2, yang terdiri dari 3 (tiga) dusun
dengan perincian sebagai berikut Wilayah Kekadusan Rensing Bat (Induk) seluas
75 Ha, Wilayah Kekadusan Lepok (pemekaran) seluas 65 Ha, dan Wilayah Kekadusan
Timuk Rurung (pemekaran) seluas 55 Ha. Batas wilayah Desa Rensing Bat adalah di
sebelah barat berbatasan dengan Desa Lekor Lombok Tengah dan Desa Sukarara,
sebelah utara berbatasan dengan Desa Montong Beter, sebelah timur berbatasan
dengan Desa Rensing Raya dan sebelah selatan berbatasan dengan Desa Rensing.
Desa Rensing Bat dengan kode desa 53.03.19 2016 merupakan Desa pemekaran dari desa induk desa Rensing yang terletak paling barat desa Rensing berbatasan dengan Kecamatan
Janapria Kabupaten Lombok Tengah, dan merupakan Desa masuk dalam wilayah
kecamatan Sakra Barat dari arah barat. Kantor desa
Rensing Bat terletak di jalan TGH.M. Fadil dusun Rensing Bat dengan titik
kordinat garis lintang (latitude) : -8.719207 dan garis bujur (longitude) :
116.45603 LS : -8 : 43 : 9.14 dan BT : +116 : 27 : 21.70
Rensing Bat
memiliki potensi sumber daya alam dengan bentangan sawah yang luas dan ladang lebih dari
170 hektar lahan produktif yang biasa
ditanam padi, tembakau, cabe, kacang-kacangan, tomat dan lain-lain. Rensing Bat
memiliki satu buah masjid, 5 buah Mushalla, 1 buah TK/RA, 1 buah Sekolah Dasar,
1 buah Madrasah Tsanawiyah, 10 kelompok tani, 1 gabungan kelopok tani
(Gapoktan), 1 buah P3A, 10 buah taman pendidikan al qur'an dan 1 buah
polindes (masih numpang) dan beberapa buah organisasi kepemudaan atau remaja
seperti Aliansi Mahasiswa Pemuda Rensing Bat (AMPAR), Kelompok Remaja Mushalla
Tibujae (keramat), Remaja Masjid Nurul Islam Rensing Bat, Remaja Mushalla
Mifathul Jannah Timuk rurung, Remaja Mushalla Darussalam Gubuk Madrasah dusun
Rensing Bat, Remaja Mushalla Dayen Kubur.
Pengambilan
nama desa diambil dari nama dusun induk yang menjadi embrio pembentukan desa
yaitu Rensing Bat yang merupakan singkatan dari Rencana Singkat Batik Awis
Tambah memiliki makna bahwa mayoritas penduduk yang ada di wilayah desa rensing
bat merupakan petani dimana para petani selalu menggunakan ketiga alat tersebut
sebagai alat untuk mencari rizki disawah. Rensing Bat memiliki semangat kerja
dan membangun secara berjamaah atau gotong royong yang tinggi sehingga apapun
yang rencanakan senantiasa terwujud dengan sistem urunan (patungan), semangat
kebersamaan dalam membangun kehidupan dan kesejahteraan masyarakat, dusun dan
desa inilah yang kemudian mengisnpirasi semua masyarakat dipelopori oleh para
tokoh agama, masyarakat, tokoh pemuda dan wanita berjuang dalam membentuk desa
sendiri bernama Rensing Bat. Semangat kebersamaan yang sejak lama terbangun
dari para orang tua ini senantiasa ditunjukkan dalam membangun segala hal tidak
saja dalam bidang keagamaan tapi bidang yang lain misal saja masyarakat rensing
bat telah membangun gedung madrasah, masjid, jalan, pengadaan tanah kantor desa
dan pembangunan kantor kepala desa rensing bat.
Adapun Pejabat
Desa Rensing Bat yang dilantik saat diresmikan tanggal 15 Agustus 2011 adalah;
Pejabat Kepala Desa KAHARUDDIN, SH, dan Sekdesnya H. ISMAIL, dibantu
tiga orang kepala urusan yakni Ibrahim Arifin sebagai Kaur pemerintahan dan
trantib, M. Wildan Jaya,S.Pd sebagai Kaur Ekonomi Pembangunan dan Fitriah
Fadli,S.Kom sebagai Kaur Umum dan keuangan. Namun pada tanggal 1 Februari 2012
Pjs Kaharuddin,SH dipindahtugaskan oleh Bupati sebagai Pjs Kepala Desa Gerisak
Semanggleng dan ditunjuk sebagai pengganti adalah Sekcam Sakra Barat
Drs.H.Jarwan asal pancor. Selama 6 bulan menjadi Pjs kades Rensing Bat H.Jarwan
telah melakukan berbagai upaya dalam rangka mempersiapkan Desa Rensing Bat
sebagai desa definitif penuh. Bersama panitia pembangunan kantor desa sekaligus
panitia pembentukan desa Rensing Bat H.Muhsin,S.Pd.I sebagai Ketua,
Nuruddin,S.Pd sebagai Sekretaris Panitia dan H.Salbi Ahmad Yusuf,M.Pd sebagai
bendahara pembangunan kantor desa terus berupaya dan mempercepat pembangunan
dengan mengerahkan semua potensi sumber daya yang ada melibatkan semua
masyarakat baik yang laki bergotong royong bahu membahu melakukan penembokan dan
plesteran serta masyarakat yang perempuan membantu melalui komsumsi. Sejak
dilakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor desa pada tanggal 24
Oktober 2011 dan baru rampung proses pembangunan untuk lantai satu pada ahir
bulan April 2012 sehingga pada tanggal 16 Mei 2012 dilakukan pemilihan kepala
desa pertama desa rensing bat secara langsung dengan 4 orang calon yakni
Muhammad Hilmi,SE asal dusun Lepok (No urut 1), M.Hilmi Arozi,S.Ag asal dusun
Lepok (No urut 2), Badarudin asal dusun Timuk Rurung (no urut 3) dan Badrudin
asal dusun Rensing Bat (no urut 4). Dari hasil perhitungan suara pilkades
tersebut maka Muhammad Hilmi,SE nomor urut 1 keluar sebagai pemenang pilkades
dengan memperoleh suara 309 suara disusul Badarudin nomor urut 3 menempati
posisi raihan suara kedua dengan suara 260, Badrudin nomor urut 4
menempati posisi 3 dengan perolehan suara 145 suara dan menempati posisi
keempat di raih oleh M.Himi Arozi,S.Ag nomor urut 2 dengan memperoleh 115
suara.
Jumlah pemilih sesuai DPT sebanyak 862 orang , suara
sah 829, suara tidak sah 1 jumlah suara 830 dan yang tak menggunakan hak suara
sebanyak 32 orang Dengan terpilihnya Muhammad Hilmi sebagai Kepala Desa Rensing
Bat periode 2012-2018 maka Desa Rensing Bat telah berhasil melaksanakan proses
pemilihan kepala desa langsung dengan aman tertib dan lancar. Kepala Desa
Terpilih Muhammad Hilmi,SE selanjutnya dilantik oleh Wakil Bupati Lombok Timur
H.M.Syamsul Lutfi,SE,M.Si atas nama Bupati pada tanggal 5 Juni 2012.
Semenjak pelantikan kepala desa yang baru Pemerintah Desa yang baru langsung
membentuk lembaga-lembaga desa masa bakti 2012-2018 seperti Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) ketuanya Nuruddin,M.Pd, LKMD ketuanya Ust. H.Zainal
Muttaqin, Karang Taruna Garda Bhakti ketuanya Iskandar Zulkarnain, PKK ketuanya
Kurniawati Hilmi dan adapun perangkat desa yang semula berjumlah tiga orang
namun kemudian dilakukan penambahan tiga kaur sehingga terdapat ada enam kepala
urusan yang menjabat masing-masing adalah Ibrahim Arifin sebagai Kaur
Pemerintahan, Dedi Hasri Rahman,SE sebagai Kaur Kesejahteraan Rakyat,
Fitriah Fadli,S.Kom sebagai Kaur Keuangan dan bendahara, M.Kazwaini Septiawan
sebagai Kaur Ekonomi dan Pembangunan, M. Khairi sebagai Kaur Administrasi Umum
dan Ahyanuddin,S.Pd sebagai Kaur Trantib, sementara Sekdesnya dijabat oleh
H.Ismail asal Desa Pejaring. Sementara itu Kepala Dusun Rensing Bat masih
dijabat oleh Muhammad Yasin,S.Ag, kepala dusun Timuk Rurung dijabat Badarudin,
Kepala Dusun Lepok dijabat oleh M.Ali Masri,S.Pd.I , Dari tiga dusun yang ada terdapat
9 rukun tetangga (RT) masing-masing RT 1 Gubuk Baru ketuanya Mujmal, RT 2 Gubuk
SD ketuanya Fihiruddin, RT 3 Paok Gading ketuanya H.Makbul Muhtar, RT 4 Gubuk
Tengak ketuanya H.Anas, RT 5 Gubuk Masjid ketuanya Ruslan, RT 6 Gubuk Madrasah
ketuanya Munggah, RT 7 Tibujae ketuanya Awaluddin, RT 8 Lepok ketuanya Munawar,
dan RT 9 Dayen Kubur ketuanya Saat.
Pemerintah desa Rensing Bat bersama masyarakat terus
berupaya meningkatkan pembangunan baik pembangunan infrastruktur maupun
pembangunan sistem pelayanan yang lebih baik, meski saat ini secara fisik baru
beberapa saja pembanguan yang sudah tampak seperti pengaspalan jalan dayen
kubur, jalan tibujae lepok, dan jalan lingkar selatan timuk rurung, pembangunan
talut irigasi loker sampai dayen kubur, pembangunan 15 unit biogas, dan
lain-lain. Sedangkan untuk program PNPM pada tahun 2014 desa Rensing Bat
dapat jatah pembangunan dua lokal gedung Raudlatul Atfal/TK NW Rensing Bat
sedangkan dibidang pengembangan informasi dan komunikasi buat masyarakat di
dalam desa Rensing Bat secara khusus dan masyarakat diluar desa Rensing Bat
secara umum dibentuk Gerakan masyarakat Sadar informasi dengan didirikan situs
resmi desa Rensing Bat yakni www.rensingbatdesa.blogspot.com, untuk jejaring
sosial terdapat Facebook dan Twitter resmi desa yakni Facebook Desa Rensing Bat
dan Twitter Desa Rensing Bat
Hari ini tanggal 15 Ramadhan 1434 H atau tanggal 24
Juli 2013 sebagai hari lahir desa Rensing Bat maka sudah 2 tahun usianya dari
hitungan hijriah meski secara penanggalan miladiyah akan berulang tahun kedua
tanggal 15 Agustus 2013 mendatang. Semangat membangun yang telah diwariskan
oleh nenek moyang di desa Rensing Bat perlu diteruskan dan ditingkatkan selama
ini masyarakat desa Rensing Bat terus menerus melakukan pembangunan misalnya
membangun sekolah/madrasah, membangun mushalla/masjid, membangun kantor desa
Rensing Bat, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang dibangun maka
optimisme kemajuan akan cepat diraih oleh Desa Rensing Bat dan dengan kualitas
sumber daya manusia yang dimiliki akan mampu bersaing dengan desa lain yang
telah maju, maka dukungan semua lapisan masyarakat dari sisi moral maupun
material, ide gagasan cerdas sangat dibutuhkan untuk melaksanakan pembangunan
berkesinambungan di desa yang penuh asri ini. wallahua’lam bissawab.
*Ketua BPD Desa Rensing Bat